Seandainya saya berpuasa,
saya pastikan tidak ada seorang pun menyesuaikan apapun terhadap saya.
Ini pertarungan saya. Ibadah saya. Pahala saya.
Apa perlunya dengan kamu.
Nikmati hidupmu, abaikan saya.

Seandainya saya berpuasa,
maka dunia tidak perlu memberi fasilitas apapun.
Ini saat menguji diri,
siapa tuan atas indera saya,
dunia atau saya!?

Seandainya saya berpuasa,
saya ingin kemenangan karena pertempuran. Bukan pemberian.
Saya ingin kemenangan dengan luka luka perang yang sesungguhnya.
Jangan redupkan semarak yang menggoda.
Tanpa itu, maka kemenangan hanyalah euforia memekakkan telinga.
Kalah, namun memekik menang.

Seandainya saya berpuasa,
saya akan menjadi rahmat bagi semesta,
bukan memerkosa semesta bagi saya.

Karena lahir sendiri, mati pun sendiri.

Sejatinya, semua ini urusan saya dan Dia

Dari Path Mas Ari Soekamti, copy paste dari kawannya.