July 14, 2020
alas yang paling luas

Karena alas yang paling luas itu…

Akhirnya, seperti yang mungkin sudah diketahui kawan-kawan semua, ternyata saya gagal menyelesaikan tantangan #31HariMenulis tepat waktu.

Saya sepenuhnya sadar sebuah ungkapan yang berbunyi:

Sak jembar-jembar e alas, tetep luwih jembar alasan.

Kalau diterjemahkan secara sederhana, maknanya adalah: seluas-luasnya alas (hutan), tidak akan pernah mengalahkan luasnya alasan.

Sehingga bercermin dari ungkapan tersebut maka kalau tidak bisa menyelesaikan tantangan, ya tidak bisa aja. Ndak usah kebanyakan alasan. Dan iya, saya menerima sepenuhnya kegagalan saya menyelesaikan tantangan tersebut. Padahal tantangannya seru dan banyak tulisan-tulisan dahsyat saya temukan dari sana.

Akan thethathi, boleh dong ya cerita kendala yang menyebabkan kegagalan ini. Siapa tahu bisa jadi bekal, pelajaran, contoh buat kawan-kawan lain. Supaya tidak terjerembab ke “jebakan betmen” yang menyebalkan ini.

Jani gidi, seperti sudah sempat disinggung di postingan sebelum ini, blog ini sempet dikerjain orang iseng entah dari mana. Mungkin sekali si bedebah ini menggunakan celah keamanan yang ada di salah satu plugin yang saya instal di suatu waktu mungkin sekitar akhir 2019.

alas yang paling luas
Image by TheDigitalWay from Pixabay 

Awalnya, gejala-gejala ada yang tidak beres di blog ini tidak terlihat. Namun bersamaan dengan makin tinggi intensitas posting dan share link, lama-lama penyakitnya kelihatan juga.

Laporan muncul dari beberapa kawan baik dalam dan luar negeri. Kata mereka, setiap meng-klik link situs ini yang saya bagikan ke media sosial ternyata tidak menuju ke situs ini. Melainkan situs lain yang sama sekali tak ada hubungannya dengan isi link yang dibagikan ke media sosial tersebut.

Contoh penyakit “link betmen”

Itulah sebabnya, kemudian untuk sementara link tersebut hanya saya share di media sosial, untuk melihat apakah “jebakakan betmen”-nya masih ada. Namun tidak saya “daftarkan” di absensi harian yang disediakan oleh penyelenggara tantangan #31HariMenulis. Khawatirnya pas penyelenggara mengaksesnya, larinya malah ke situs penawaran survey berhadiah, situs judi, atau bahkan penawaran keanggotaan gratis p*rnh*b, misalnya. Kan mesakke.

Lebih menyebalkannya lagi adalah ketika sudah diperiksa, ditemukan lalu dimusnahkannya obyek-obyek mencurigakan yang tahu-tahu ada di jerohan situs, ternyata tidak lama kemudian obyek-obyek itu nongol lagi dalam bentuk lain dan di tempat-tempat lain.

“Wah ini situsnya ada bolongnya. Tapi sayangnya belum tahu bolongnya di mana. Harus dipetani satu-satu,” demikian penjelasan dan saran kawan-kawan yang saya mintai bantuan.

Setelah berhari-hari dan berkali-kali dipetani kemudian dihapus, kelihatannya penyakit dan link “jebakan betmen”-nya sudah hilang dari situs saya.

Karenanya, saya berterima kasih untuk seluruh kawan super baik yang telah berbesar hati dan ikhlas mau direpotkan, demi membantu memecahkan masalah yang menimpa website ini.

Tidak lupa juga saya mohon bantuan kawan-kawan semua untuk menginformasikan kalau-kalau menemukan lagi “jebakan betmen” yang mirip, kalau mengakses link blog saya dari media sosial apapun. Supaya cepet tahu kalau penyakitnya kembali lagi.

Sekali lagi, terima kasih atas bantuannya dan maaf tidak bisa menyelesaikan tantangannya dengan sempurna.

temukonco

husband | food-lover | good-listener | secret-keeper | story-teller | TemuKonco Podcast | merindukan ngopi a la kopi tiam | lengkap dengan roti sari kaya | dan telur setengah matangnya

View all posts by temukonco →

6 thoughts on “Karena alas yang paling luas itu…

    1. Dulu di hosting lama saya pernah punya pengalaman tak enak.

      Situs blog saya dianggap berbahaya oleh Google karena ternyata di server berkawan dengan aneka blog SEO topi hitam
      Ada celah keamanan di blog saya karena pencegatan oleh pihak hosting gak bagus. Yang memberi tahu saya adalah pembaca di Belanda, orang Indonesia, yang membuktikan bisa masuk ke admin blog saya tapi tak melakukan apa pun. Saya komplain ke hosting gak ada tanggapan ya akhirnya saya pindah ke hosting yang ternyata lebih bagus dan aman

      1. waduh… saya juga habis dicurhati teman tentang webhosting langganana dia, Paman. Berkali-kali website-nya tidak bisa dibuka dan keterangannya “suspended”. Seolah dia telat bayar jasa hosting dan domain, padahal jatuh tempo bayar domain dan hostingnya masih lama. Semoga masalahnya cepat selesai itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.