September 28, 2020
bebalung sapi

Bebalung: Satu lagi yang khas dari Lombok

⁣Bebalung. Saat pertama kali mendengar nama hidangan khas Lombok ini, yang terbayang adalah hidangan didominasi tulang belulang. Itu karena namanya mengingatkan salah satu makanan Jogjakarta, balungan.⁣

Bayangan itu yang terus dan selalu terbayang di benak sampai ketika akhirnya bertemu secara langsung dengan hidangan unik dan segar ini.⁣ Pertemuan itu terjadi di Warung Sate Rembiga Ibu Hj. Sinnaseh, yang terletak di Jalan Dr. Wahidin, Rembiga, Mataram, Nusa Tengara Barat.

Saat jumpa pertama tersebut, ternyata benar bebalung ini didominasi tulang belulang sapi. Bedanya dengan balungan, penampilannya ditemani kuah kaldunya hangat berpadu bumbu tradisional “ragi rajang” yang khas.⁣

Kalau tidak keliru, ragi rajang ini terdiri dari cabai rawit, lengkuas, kunyit, jahe, bawang merah, dan bawang putih, yang dihaluskan. Konon ini adalah salah satu kekayaaan kuliner dari Sasak.

Jadi bebalung ini lebih mirip gule tulang yang sering menemani hidangan sate di Madura. Hanya saja dengan kuah yang lebih bening dan ringan.⁣

bebalung sapi
Bebalung Sapi khas Lombok – Nusa Tenggara Barat

Meskipun sama-sama mengandung tulang atau “balung” dalam bahasa Jawa, ternyata makna bebalung dan balungan itu tidak sama.⁣

Karena kalau “balungan” memang berasal dari kata “balung” yang secara jelas tercermin dari bahan utama sajiannya.⁣ Sementara kalau “bebalung” maknanya nyaris tidak ada kaitannya dengan tulang yang jadi bahan baku hidangan ini.⁣

Usut punya usut, bebalung dalam bahasa setempat bermakna “tenaga”. Dinamakan demikian karena konon setelah menikmati hidangan ini, akan semakin bertenaga dan menumbuhkan vitalitas yang prima nan perkasa.⁣

Hal itu nampaknya tidak berlebihan. Sebab asupan protein dari daging sapi berkombinasi dengan kuah hangat mengandung bumbu rempah, membuat tubuh terasa hangat dan segar. Ya selama tidak ditambah terlalu banyak nasi sih. Sebab efeknya malah jadi mengantuk.

Nah, beberapa hari lalu, ada informasi baru yang saya dapat. Ternyata bebalung itu tidak melulu dari sapi, sebab umum juga ditemukan bebalung dari kerbau. Semoga ada kesempatan, waktu, dan umur panjang, untuk bisa mencicipinya.

temukonco

husband | food-lover | good-listener | secret-keeper | story-teller | TemuKonco Podcast | merindukan ngopi a la kopi tiam | lengkap dengan roti sari kaya | dan telur setengah matangnya

View all posts by temukonco →

10 thoughts on “Bebalung: Satu lagi yang khas dari Lombok

  1. Temenku pernah ada yg makan di warung sate Rembiga ini dan dia juga bilang rasa sate dan balungannya enaaak! Ini juga bikin penasaran mas. Blm pernah nyobain.

    Fix sih, kalo aku ke Lombok nanti, yg aku incer sebenernya kulineran doang drpd wisata pantai nya :p. Malah ga tertarik kalo lantai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.