TemuKonco

Bertemu Kawan

Sela

#3Macan2Ribu

#3Macan2Ribu

#3Macan2Ribu
Desain: @lantip

Beberapa hari yang lalu ada gegeranΒ di twitter yang berkaitan dengan tagar #3Macan2Ribu

Saya mengakui kalau -setahu saya sejauh ini- kemarin itu saya yang pertama kali nge-tweet dengan tagar tersebut.

Akan tetapi saya tidak mengakui kalau saya “pencipta/pembuat” tagar tersebut, karena tanpa bantuan dari kawan-kawan baik saya di Jogja yang memeriahkan tagar itu dengan tweet-tweet yang jauh lebih ndagel, tidak mungkin tagar tersebut jadi seru, menghibur banyak pihak dan kemudian turut serta berpartisipasi.

Saya juga tidak bisa mengklaim sebagai “pemilik” tagar itu karena saya percaya jika sesuatu telah dilepaskan ke timeline, berarti itu milik publik, siapa saja boleh menggunakannya.

Jadi saya sebenarnya tidak perduli jika ada yang mengaku-aku atau mengklaim memiliki tagar itu.

Tapi yang bikin rada kemropokΒ adalah adanya timses-timses calon gubernur yang akan mengikuti pilkada putaran ke-dua yang berprasangka salah terhadap tagar ini.

Yang satu mengira bahwa ini adalah bentuk “serangan” terhadap mereka, sementara timses pihak yang lain menganggap ini dukungan terhadap mereka.

Nah, yang paling parah lagi adalah tweet dari sebuah akun twitter yang tidak saya follow yaitu @TrioMacan2000 (yang awalnya saya kira adalah akun resmi kelompok musik dangdut yang naik daun itu), yang menyatakan bahwa tagar #3Macan2Ribu ini adalah salah satu bentuk penghancuran karakter akun tersebut dari sebuah timses calon gubernur Jokowi.

Ini sangat waton, wagu, dan salah kaprah karena:

1. Menurut saya akun yang tidak jelas siapa yang ada di belakangnya itu, semua sama saja. Karena apapun informasi yang disampaikan tidak bisa langsung diterima dan harus disaring lebih ketat lagi dibanding akun-akun yang jelas siapa pemiliknya. Jadi dalam kacamata saya, ndak ada bedanya itu @TrioMacan2000 dengan akun @BanyakIGO misalnya, jadi apa peduli saya kok sampai mau menghancurkan karakter akun itu?

2. Saya ber-KTP Kabupaten Sleman – DIY, jadi walaupun para cagub dan timsesnya yang mau pilkada di propinsi lain mau cenananganΒ njungkir – njempalik sak kayang e tetap ndak berpengaruh pada saya, oleh karenanya kenapa saya harus perduli?

3. Saya memang jarang atau bahkan tidak pernah memention @TrioMacan2000 bahkan di artikel ini sama sekali tidak saya berikan tautan link ke akun tersebut, bukan karena takut atau kenapa-kenapa, khawatirnya nanti akan terbaca oleh statistik bahwaΒ influence dia seolah-olah nampak tinggi karena sering dimention dan parahnya, seolah-olah saya yang di-influence-in oleh dia karena sering me-mention, enak di @TrioMacan2000 dong nanti kalo gitu.

4. Saya sama sekali tidak dibayar untuk nge-tweet dengan tagar #3Macan2Ribu atau dengan tagar-tagar lainnya, sebab selama ini bagi kami twitter adalah tempat buat untuk ngobrol, bercanda, berbagi ilmu, dan tamba stress, bahkan jauh sebelum ada tagar ini, kawan-kawan dari Jogja telah bermain-main dan memunculkan tagar #nikipedia dan #jugaupdet. Iya, benar, orang-orang yang memunculkan #3Macan2Ribu itu kebanyakan adalah orang-orang yang sama yang melahirkan #jugaupdet dan #nikipedia. Mungkin @TrioMacan2000 tidak tahu karena isi tagar-tagar ini tidak serius dan tidak berbayar sama sekali.

5. Nah, misalnya kelak kemudian ada yang dibayar untuk nge-tweet dengan tagar ini, ya terserah mereka untuk menerima bayaran dan membayar, yang jelas saya dan kawan-kawan di sini tidak pernah berminat mengambil atau mencari bayaran dari mainan-mainan tagar seperti ini.

6. Kalaupun ada pihak-pihak yang masih ngotot dan tidak percaya kalau bagi kami ini cuma permainan dan hanya untuk senang-senang, ya kami tidak bisa berkata apa-apa sebab pola dasar berpikir kita dalam mensikapi twitter ini sangat berbeda. Anda mencari uang dan bayaran dari ngetweet, sementara kami untuk bermain, bersenang-senang, dan menambah kawan. Pengalaman membuktikan, sangat sukar menjelaskan bahwa ada hal-hal di dunia ini yang tidak bisa dibayar pada orang yang ingin membeli dunia, bukan?

Jadi maaf @TrioMacan2000, kami tidak perduli siapa Anda, termasuk apakah karakter Anda baik atau jelek, dan mungkin bagi Anda ini tidak masuk akal, tapi tagar kami yang bikin Anda heboh kemarin, hasil kerja suka rela karena kami #selo sementara Anda mungkin terlalu #serius.

Btw, itu desainnya Mas @lantip kalau dibikin kaos keliatannya seru deh.. Saya XL warna hitam satu Mas.. πŸ™‚

 

75 Comments

  1. Pakde lantip, aku order of chaos, 1 ya. XL.

  2. saya mau desainnya mas @lantip ukuran s dan L warna merah yah …

  3. om #3macan2ribu tolong dikultwitkan mengenai asal-usul kenalpot. kenapa dia begitu yakinnya kalo terkenal?

    • temukonco

      Pok men situ tanggungjawab nek dituduh bikin tagar tidak berbayar tapi dialihkan dalam bentuk subsidi silang kawos lho.. hahaha..

  4. Mas, #3macan2ribu karena malam itu ada wawancaraku dengan @TrioMacan2000 di radio kan…. Iya kan… Mbok iya…. πŸ˜›

    • temukonco

      waaahh… :))

    • temukonco

      Eh tapi kalo saya nyuwun rekaman wawancaranya boleh endak? Pengen ngerti suarane, apakah cen semerdu suara Trio Macan tenanan yang nyanyi Iwak Peyek kae ya?

  5. Setuju!
    Saya juga mau kaosnya kalau gratis! #eh

    • temukonco

      langsung hubungi Mas @lantip ja.. didesak bikin kaos ini segera, gitu.. Hihihi..

  6. pakde, aku XXL atau XXXL. hitam. hihi.

  7. CahYoja

    “Pengalaman membuktikan, sangat sukar menjelaskan bahwa ada hal-hal di dunia ini yang tidak bisa dibayar pada orang yang ingin membeli dunia, bukan?” Wanguun dab.. Wes meh koyo ayat suci.. Jingpay.. #masangkupluk #hormat #ngibarbendera

  8. Sundul ‘Gan! :))

  9. waahhh ati2 gambar logo 3 macan itu buat kaos, nanti dikira logo enting gepuk cap macan…

    Pak Gajah aku pesen ukuran M warna Pink

    • temukonco

      Aku wae mah ra kelingaaann.. Iso-iso ne kepikiran enting gepuk lhoo.. Hahaha..

  10. Ahahahaha…wong kita #selo dianggap serius itu semacam #apabanget deh :))

  11. aku mesen kaosnya yang pink dong satuu

    Pokoknya maju terus mas temu.. jangan sampe nabrak tembok *dikeplak*

  12. saya juga mau kaosnya. Yg merah tapi. Size m ya.

  13. pakde lantip, aku juga mau kalo pesen kaos itu.. πŸ˜€

  14. Jadiin kaos masss

    • temukonco

      Itu kita desak Mas Lantip ajaaa… Dia yang bertanggungjawab.. huhuhu.. πŸ˜€

  15. sy juga pesen kawosnya ya pakdhe uk. M, S n uk. bayi yaks #ihik

  16. Karena sudah banyak yang mengaku Hitam, Aku Putih XL yah pakde πŸ™‚

  17. Ndoro Kakung

    dasar #selo .. cih! πŸ˜€

  18. gek pesenen nang ngendi kaose?

  19. Heri suryono

    Mas aku pesen L ning bayar keri iso ora? Hidup seloooo!!!’

  20. Waaa, ada klaim2an ternyata. Barutahu saya mas. Hasecara saya bukan aktivis timeline je.
    Setuju, memang waton, wagu, lan salah kaprah timses2 kae, wahiha.
    Jogja ki pancen penghasil tagar og, biarkan orang lain yg sibuk jadi pengklaim tagar, sini sih yg penting berkarya, bukan mengklaim, ho oh ra?

  21. tep aku kudu melu pesen nik dadi kawos :*

  22. saya suka tagar itu… :))

  23. Yogya kok di lawan hehehe

  24. Eh, ini ada apa ya? Kok pada mesen kaos…. Saya ukuran S, Mas. Warna pink soalnya saya kemayu. πŸ™‚

  25. Pasti ini kerjaan intel-intel β„’ tukang buat konspirasi ala yahudi amerika kefarat! β„’

    Segera jadiken kaosnya!

    • temukonco

      Segeraaa… Eh tapi akhir-akhir iki saya kok lebih seneng Intel yang rasa kari ayam ya ketimbang yang rasa soto? Normalkah saya?

  26. waaaa malah jadi rame to kemarin itu. padahal ya lucu2an aja kan ya maksudnya.

    btw saya suka desain kaosnya. gambar macannya lucu pol, minta dijadiin boneka. tapi apa ndak bahaya itu kalo dipake di tempat umum nanti dikira agen perdagangan binatang langka, lha wong 3 macan cuma dijual 2 ribu ki piye jal. bisa dimarahin @dianparamita nanti. #eh #mulaimeneh

  27. Dah gawe ja kaoseeee.. πŸ˜€

  28. aku yo melu mesen kawose mas πŸ˜€

  29. Hahaha.. karena macan 2000 mung ada di FIF.

    Saya L Hitam.. ini adalah konspirasi Wahyudi!

  30. Nganu… Ng… Anu… Itu macannya dipakein pita ja. Ben kemayu.

  31. Mas, aku 1 XL lokasi pengiriman Jakarta .. tulung total harga pake ongkir yo *SERIUS IKI* =))))

  32. Pokoe aku melu pesen kaose mas..
    Nek iso wernone ungu tur dikei rendo2 ya ngisore,
    Ben rodo unyu

  33. anu

    meluukk pesen kaose… mensenke bambutin :p

  34. Saya melu pesen kaose Mas, tapi mbayari yen pas #selo yes?

  35. Om mbok diwenehi satuan ukuran nggo kaose. Ben nek pesen L opo XL ora kegedhen/keciliken. Ireng!!

  36. widodo lestari

    Desain #3Macan2Ribu asyik banget.
    “Jika tidak melihat (sendiri), jika tidak mendengar (sendiri), jangan mbacot”, gitu ya pengertiannya. Wah mak #jleb tenan.

  37. karang #Selo ora #serius :))

  38. budi hendra

    Mas yang ingin saya tanyakan, kenapa kalau anda tidak kenal dengan akun @triomacan2000 lantas anda membuat tagar #3macan2ribu ? Asal muasal kata 3macan2ribu itu dari mana ya pak?

    • temukonco

      Namanya juga #selo Mas… lagian di prapatan itu biasanya ada yang sok jualan boneka atau kacamata atau pensil atau apalah yang isinya 3 atau 5 atau 7 atau berapalah yang kemudian dihargai 2ribu, 3ribu, 4ribu5ratus, atau berapalah..
      Tapi ya susah ya menjelaskan hal-hal #selo secara logis..

      Kayak misalnya saking #selonya saya angob sambil berbunyi “huaaahhmmm” gitu.. Terus nanti ada yang tanya: Situ ndak kenal triomacan kok le angob koyo macan? Nah piye jal aku le njelaske njuran nek gitu?

  39. aakuuu pesen juga boleh deh mas.. :)))

  40. wah mantep saya juga pesan dong he he πŸ˜€ UNYUK2 banget macan2nya,

  41. bagus julian

    boss, pesen kaose kirim nang malang piro ? ukuran xl , seruuu iki hehehe

  42. kunto

    Mas, itu kausnya bisa dipesen, mau dunk yg xl

    • temukonco

      belom bisa Mas.. lha wong belom pada niat untuk bikin kaosnya.. Nuwunsewu sangeeett..

  43. mas. duh. nganu. aku yo seneng kawos e. ketok e wangun tenin. L siji ya.

    • temukonco

      Duh.. nganu.. ini belom ada niat mbikin e.. Sing gede pangapura ne nggih Mas..

  44. nah lho saya baru baca ini, walau telat saya sudah tahu πŸ˜€

    • temukonco

      Ndak papa Mas.. Yang penting tirai kebenaran telah tersingkap… *halah* πŸ™‚

Leave a Reply

Theme by Anders Norén