Liebster Award untuk mengawali 2021

Liebster Award untuk mengawali 2021 ini, siapa tahu bisa jadi magnet penarik semua kebaikan dan kemujuran sepanjang tahun ini dan seterusnya. Amin.

Blog ini mendapatkan Liebster Award dari Kang Dirman pertengahan Juni 2020. Namun saya baru bisa merespon dan meneruskannya nyaris setengah tahun kemudian. Mohon maaf yang sebesar-besarnya ya Kang…

Liebster Award

Menurut Mas Muhammad Zamroni, Liebster Award adalah penghargaan yang awalnya diberikan kepada blog-blog yang jumlah pembacanya sedikit, kurang dari 2.000 pembaca.

Namun seiring berjalannya waktu, tidak ada aturan khusus tentang jumlah pembaca blog yang layak mendapat penghargaan yang konon dimulai sejak 2011 ini.

Selain itu, jika diamati melalui mesin pencari, ternyata ada beragam versi aturan alias rules yang diterapkan di beberapa Liebster Award.

Sementara itu kalau menurut Jey Jingga, sebuah lifestyle blog, yang dikutip Kang Dirman, Liebster Award adalah:

Salah satu bentuk penghargaan berupa gambar yang diberikan secara estafet dari satu blogger ke blogger lainnya dalam rangka mempererat tali persahabatan.

jeyjingga.com

Terlepas dari hal-hal tersebut, satu semangat sama yang ada dalam penghargaan ini yaitu usaha memperkenalkan dan membangun jalinan silaturahmi dan saling berkunjung (blogwalking) antara blog satu dengan blog lainnya dapat terus berjalan dan syukur-syukur makin banyak yang melakukannya.

Oh iya, menurut Mas Zamroni yang sekarang berdomisili di Jerman, kata “liebster” berasal dari Bahasa Jerman, artinya “yang tersayang”. Nah, karena yang ngasih tahu adalah orang yang cukup lama tinggal di Jerman, jadi siapa saya mau ngeyel ndak percaya.

Badge Liebster Award – Discover New Blogs
Badge Liebster Award – Discover New Blogs

Alasan kenapa harus perlu setengah tahun untuk menjalankan apa yang telah diamanatkan Kang Dirman, karena ternyata agak sukar memilih dan menentukan 11 blog yang akan diberi award ini.

Padahal itu adalah salah satu peraturannya, agar kemudian Liebster Award ini dapat di-estafet-kan ke 11 blog tersebut. Untunglah akhirnya saya dapat memilih 11 blog yang keren-keren. Silakan nanti disambangi ya.

Ini peraturan lengkap yang saya terima dan kemudian harus diteruskan adalah sebagai berikut:

  1. Berterima kasih pada pemberi Liebster Award.
  2. Berbagi 11 fakta tentang diri sendiri.
  3. Berbagi 3 tulisan dari blog sendiri.
  4. Menjawab 11 pertanyaan dari pemberi penghargaan.
  5. Menominasikan dan memberikan Liebster Award kepada 11 blogger.
  6. Memberikan 11 pertanyaan kepada blogger yang menerima penghargaan.
  7. Memberitahu 11 blogger yang menerima penghargaan tersebut.

Baiklah mari kita mulai!

1. Berterima kasih kepada pemberi Liebster Award

Terima kasih Kang Dirman yang sudah berbaik hati memberikan Liebster Award di blog saya yang isinya “entahlah-entahlah” ini. Saya itu sebenernya gumun lho, Kang. Kok bisa-bisanya memilih blog ini. Wahihihi..

Namun apapun alasannya, sekali lagi maturnuwun sanget nggih Mas. Kapan-kapan kalau kondisi sudah memungkinkan, keliatannya seru juga kita ngopi-ngopi bareng secara luring nih.

Blog Kang Dirman banyak memberikan informasi dan cerita pada para pembacanya seputar teknologi, wisata, teknologi, dan bisnis online. Oh iya, beliau juga suka touring motor meskipun tidak menjadi anggota komunitas motor besar manapun. Silakan berkunjung ke blog beliau ya…

[kembali ke atas]

2. Berbagi 11 fakta tentang diri sendiri

Nah ini yang rada berat juga. Mari dicoba satu-satu dibagikan:

  1. Di masa silam selama hampir setahun, pernah menjadi bagian tim pelepasanliaran Orangutan Kalimantan kembali ke habitatnya di hutan lindung Pulau Kalimantan.
  2. Karena hal tersebut maka sempat punya pengalaman menikmati acara peringatan kemerdekaan Indonesia dan Hari Valentine di tengah rimba raya Kalimantan.
  3. Tanda-tanda biologis memasuki usia dewasa diawali dengan mimpi basah dengan alien. Bahkan saya masih inget posisinya. AOT, Alien on Top. Beneran!
  4. Jaman masih muda sangat snob. Saking snob-nya pernah ghosting cewek. Hanya karena beliau kalau sms-an selalu menulis “telor” dan “lobang”, bukannya “telur” dan “lubang”. Untunglah beberapa tahun kemudian saya insaf.
  5. Lebih suka menggunakan kereta api ketimbang bis jika harus bepergian ke luar kota melalui jalan darat di Pulau Jawa.
  6. Pernah mencicipi ikan tawar Kalimantan termahal (jangan salah, yang dimaksud di sini bukan Ikan Arwana), dan baru menyadarinya beberapa bulan lalu.
  7. Selain kuliner, kalau ke Banda Aceh yang dicari adalah tempat pangkas rambut.
  8. Masih tentang Banda Aceh, untuk kuliner lebih suka sayur kuah plie’u yang biasa didapatkan di warung dekat Pasar Aceh pada hari Jumat, ketimbang mie Aceh.
  9. Untuk kopi, lebih memilih kopi yang dibuat metode saring seperti di kedai-kedai kopi khas Aceh dan Melayu, ketimbang dengan metode barat yang populer sekarang.
  10. Jika diminta kawan atau kerabat menemani berwisata ke Jogjakarta, tidak pernah memasukkan Jalan Malioboro ke itinerary.
  11. Kalau yang lain menganggap jajanan khas Kulon Progo adalah Gebleg, buat saya Besengek Tempe Benguk tetap jadi idola.

[kembali ke atas]

3. Berbagi 3 tulisan terfavorit dari blog sendiri

Ternyata berbagai 11 fakta tentang diri sendiri itu lumayan sulit dan membingungkan ya. Jadi tidak heran kalau kemudian banyak yang melewatkan dan tidak melakukan aturan “Berbagi 3 tulisan dari blog sendiri” atau “mention 3 blog articles”.

Itulah alasan aturan yang ini saya pisahkan di nomer tersendiri. Tidak jadi dalam satu nomer “Share 11 facts about yourself & mention 3 blog articles” seperti yang sebelumnya.

Semoga dengan demikian tidak terlewatkan lagi, sebab membaca link blogpost yang dipilih oleh blogger-nya sendiri adalah keseruan yang tak kalah menarik, kan?

Jadi tiga postingan blog saya adalah:

  1. WAKATOBI bukan nama asli kepulauan itu. Ini nama aslinya!
  2. Asal-usul Semar dan Gareng, serta nama Dawet Ayu
  3. Dangdut Koplo Ternyata Tak Kalah Rebel!

[kembali ke atas]

4. Menjawab 11 pertanyaan dari pemberi penghargaan.

  1. Apa kegiatan, kesibukan, atau profesi saat ini?

Saat ini lebih banyak bekerja di bidang komunikasi dan pelatihan-pelatihan, terutama untuk para wirausaha muda pemilik UMKM di beberapa wilayah di Indonesia. Tentu saja karena kondisi saat ini yang kurang memungkinkan, kebanyakan kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring.

  1. Menurut Anda, ngeblog masih asyik tidak? Boleh ceritakan alasannya?

Tentu saja masih asyik dan menyenangkan. Selain sebagai sarana refreshing, berbagi, dan bercanda. Melalui blogging kita bisa bertemu kenalan dan kawan-kawan baru, dengan tulisan-tulisan mereka yang keren-keren.

  1. Selain blog, media sosial apa yang lebih sering kamu gunakan? Kenapa?

Untuk saat ini, lebih sering buka Reddit, Twitter, dan Instagram.

  1. Apa pengalaman menarik yang tak terlupakan dari blog?

Apa ya… Mungkin pas pernah ikutan heboh pas jaman “#3Macan2Ribu” dulu itu kali ya? Wahihihi…

  1. Apa perubahan yang kamu rasakan dari saat awal nge-blog hingga sekarang?

Mungkin sekarang kalau nulis di blog jadi lebih hati-hati ya. Bukan sekadar karena takut UU ITE, tapi juga memikirkan “Kira-kira orang bakal mau menghabiskan sekian menit waktu dari hidup mereka untuk membaca ini tidak?”

  1. Kegiatan apa yang paling sering kamu lakukan pada masa pandemi ini?

Banyak glundhang-glundhung-nya e. Bangun, makan, online bentar, makan, tidur lagi. Wahahaha…

  1. Jika pandemi berakhir, apa yang ingin kamu lakukan?

Jalan-jalan lagi bersama keluarga dan berburu makanan serta tempat makan enak, terutama yang punya teh, kopi, roti sarikaya, dan telur ayam kampung setengah matang yang dahsyat!

  1. Apa tempat yang sangat ingin kamu kunjungi dan apa alasannya?

Kepulauan Banda, terutama Banda Neira. Karena konon saking banyaknya rempah-rempah di sini, aroma pala sudah dapat tercium oleh penumpang kapal yang masih berada beberapa kilometer lepas pantai dari pulau ini. Jadi penasaran dan ingin mengalami sendiri hal tersebut.

  1. Benda apa yang ingin kamu miliki dan apa alasannya?

Jimat magnet duit. Beberapa tahun lalu pernah lihat iklannya di sebuah koran kuning. Siapa tahu bener-bener sakti, kan duitnya bisa buat modal bikin sustainable urban farming di dekat-dekat sini.

  1. Siapa tokoh favorit atau yang ingin kamu temui dan apa alasannya?

George Carlin. Sayang beliau sudah meninggal dunia. Alasan pengen ketemu adalah, pengen tanya ke dia, kok bisa dapet pemikiran-pemikiran unik kayak gitu, dari mana asal usulnya.

  1. Apa kata mutiara atau kutipan favoritmu, dan apa alasannya?

The planet is fine. The people are f*cked.

—George Carlin

Kutipan itu membuka mata dan pemahaman, kalau sebenarnya ungkapan “save the planet” itu kurang tepat. Sebab planet sudah ada miliaran tahun lalu dan baik-baik saja. Sementara kita yang baru ada sekitar beberapa ribu tahun, udah yang bikin kekacauan dan kerusakan, yang akibatnya membuat kita -dan bukan planetnya- yang menderita dan repot sendiri.

[kembali ke atas]

5. Menominasikan dan memberikan Liebster Award kepada 11 blogger lain

Nah ini bagian yang terberat karena menghabiskan waktu nyaris setengah tahun. Bukan karena tidak punya referensi link blog dari kawan-kawan lain. Namun lebih karena kawan-kawan yang awalnya sudah saya list untuk mendapatkan award ini, ternyata sudah dapat award duluan dari blogger lain.

Walhasil, sebelas kawan-kawan blogger saya nominasikan sebagai penerus Liebster Awards ini adalah :

  1. Bang Rane Hafied dari Suarane. Orang yang banyak memberikan saya inspirasi. Terutama melalui podcast beliau Suarane, serta podcast Kepo Buku bersama Bang Steven Sitongan dan Bang Hertoto Eko P.
  1. Kiki Retake alias Rifqi Mansur Maya. Filmmaker andal dan bersama sang istri, Hindra Setya Rini mempunyai sebuah program keren, yaitu BIOSCIL alias Bioskop Kecil. Sebuah ruang alternatif bagi anak-anak untuk menonton film pendek anak.
  1. Imama Lavi dengan blognya Denai Guna. Salah satu travel blog yang pertama kali saya kenal ketika mengikuti sebuah kegiatan pemberdayaan wirausaha muda. Membaca postingan yang ada diblog ini seperti menemukan pisau bermata dua. Karena bisa jadi obat kangen setelah lama sekali tidak bepergian di masa-masa seperti ini; atau bisa juga jadi semacam racun yang menyiksa jiwa dan semangat traveling yang karena keadaan harus dipendam sedemikian rupa.
  1. Blog Kazebara milik Wardha. Tulisan-tulisan yang kaya karena mencakup beragam topik, benar-benar mencerminkan si blogger dalam kesehariannya. Setidaknya dia adalah perempuan yang tidak canggung ketika harus menjadi model, namun di sisi lain dia tidak masalah ketika harus nguleng-uleng pitik atau kotor terkena tanah ketika menjalankan hobi berternak dan berkebunnya. Btw, itu web-nya mbok dijadikan https… 😀
  1. Kalau ada sedikit kawan blogger yang pernah sama-sama menikmati kerennya platform bernama Multiply di jaman dahulu kala, Pieta Dhamayanti yang kini blogging di pacarkecilku adalah salah satunya. Tulisan-tulisannya seputar pariwisata, perjalanan, dan kuliner terasa lebih segar dan bergizi. Karena tidak sekadar bilang “enak”, “enak banget”, “enak banget sampe mau nangis”, dan sejenisnya, yang sampai sekarang masih sering ditemukan.
  1. Ardiwilda dan saya ternyata memiliki setidaknya sebuah kesamaan. Kami sama-sama lebih suka sidekick ketimbang sang tokoh utama. Dan dari sekian puluh alasan yang saya punya untuk memilih blog ini, rasanya satu alasan tadi sudah sangat lebih dari cukup.
  1. Cecilia Gandes, pemilik dipewein, adalah salah satu dari sedikit orang di luar keluarga yang rasanya wajib saya kabari jika berkunjung ke ibukota. Walaupun karena kesibukan masing-masing jadi tidak bisa berjumpa. Oh iya, beliau juga salah satu panutan dan tempat menimba ilmu yang berkaitan dengan advertising, media sosial, creative writing, dan tidak ketinggalan storytelling.
  1. Mas Jun yang konon wajah dan perawakannya mirip Menteri Agama terbaru RI ini, adalah teman yang mengasyikkan untuk berdiskusi. Mulai dari hal-hal serius seperti internet marketing dan seputarnya, hingga hal-hal yang “penting tidak penting”. Misalnya tentang “Jenggot pria sebenarnya baru terlihat fungsinya jika si pemilik telah menikah, yaitu sebagai sarana ‘geli-geli bahu dan wilayah lainnya’.”
  1. Akbar Journey jadi blog yang terpilih dalam list ini karena Akbar Muhibar, sang empunyablog ini, ada di kutub yang sangat berseberangan dengan saya. Karena dia tampak sangat aktif berkegiatan, sementara saya ya itu tadi glundhang-glundhung saja di rumah.
  1. eatymologist blog milik Rizkie Nurindiani seorang kawan yang punya perhatian dan minat besar terhadap kuliner. Bahkan beliau melanjutkan studinya di bidang Antropologi Kuliner dengan tesis tentang gudeg. Saat ini ia juga disibukkan dengan menerbitkan semacam e-magazine yang fokus pada kuliner, bertajuk Bumbu.
  1. Donny Verdian pemilik blog Super Blogger Indonesia. Percayalah klaim sepihak ini sangat sesuai dengan kenyataan alias sembada kalau dalam istilah bahasa Jawa. Sebab memang pada kenyataannya beliau ini walaupun bukan orang Indonesia yang pertama nge-blog, tapi jelas sampai sekarang beliau adalah bisa dibilang satu-satunya yang bertahan, dan —nuwunsewu— mungkin yang usia bloggingnya tertua. Melintasi berbagai macam platform blog, mulai dari menggunakan jasa-jasa platform blog yang tersedia, sampai bikin sendiri. Bahkan saking seniornya, kasus ketika akunnya di platform Multiply “diambil secara paksa” pernah ramai di dunia internet. Karena itu jadi sempet ragu ngasih award ini ke beliau. Namun, hey, mengingat keseruan masa lalu ketika blogging lagi seru-serunya dan sangat menyenangkan, tak ada salahnya tak kirimi juga. 😀

[kembali ke atas]

6. Memberikan 11 pertanyaan kepada blogger yang menerima penghargaan

  1. Apa kegiatan, kesibukan, atau profesi saat ini?
  2. Dalam satu hari (24 jam) paling banyak ikut Zoom Meeting / Zoom Seminar berapa kali?
  3. Pernah sampai kena “Zoom Fatigue”? Rasanya seperti apa dan bagaimana mengatasinya?
  4. Selama tahun 2020 kemarin, berapa hari paling lama puasa tidak bermedia sosial?
  5. Apa judul buku terakhir yang selesai dibaca?
  6. Apa film/serial terakhir yang ditamatkan?
  7. Terakhir mendengarkan podcast apa? Dari YouTube atau platform lainnya?
  8. Setuju tidak dengan pendapat ini? “Kalau tidak cuan, ngapain nerusin nge-blog? Buang-buang waktu!”
  9. Ada yang bilang “Hidup yang Tak Diperjuangkan, Tak Akan Pernah Dimenangkan”. Nah, kalau pas diperjuangkan, tapi kalah gimana?
  10. Apa usaha yang saat ini teman-teman lakukan agar dunia ini bisa jadi tempat yang lebih baik bagi anak cucu kita semua?
  11. Gimana pendapat teman-teman mengenai karya-karya milik band Jogjakarta Gie, Olski, dan Kasino Brothers?

[kembali ke atas]

7. Memberitahu 11 blogger yang menerima penghargaan tersebut

Sama seperti yang dilakukan Kang Dirman, saya akan memberi tahu satu-persatu kawan-kawan yang saya pilih untuk mendapat Liebster Award ini. Tentu saja harapannya agar awards ini kemudian dapat diteruskan ke teman-teman sesama blogger lainnya.

Semoga dengan demikian, budaya blogwalking dan saling menjalin pertemanan dengan blogger-blogger lain kembali berjalan, dan membuat skena blog Indonesia jadi lebih meriah.

Terima kasih!

[kembali ke atas]

13 thoughts on “Liebster Award untuk mengawali 2021”

  1. asli banyak hal-hal unik yang terangkum dalam satu artikel ini, haha..

    kok bisa-bisanya sih mimpi basah sama alien? apakah fetishmu adalah alien? wkwkwk.. tapi aliennya ngga kaya E.T. kan?? haha..

    pasti seru bgt pas jadi bagian dari tim pelepasliaran orangutan. aktivitas dg hewan liar kaya gitu adalah salah satu yg saya inginkan tp blm ada kesempatan.

    jimat magnet duit saya mikirnya jadi kaya nyupang/pesugihan dg teknologi modern wkwk

    Reply
    • wahihihi… alien-nya lebih mirip kayak brand fashion itu, Mas. Kepalanya hijau lonjong dengan mata besar hitam. Jadi bukan kayak E.T. 😀

      Reply

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.