Eastern Gangster kolaborasi dengan MAHIJADEDI dan GNTZ rilis “Sakit Hati”

Eastern Gangster kolaborasi dengan MAHIJADEDI dan GNTZ rilis “Sakit Hati” dalam bentuk musik video 21 November 2020 lalu di Frogshelter, Jogjakarta.

Single yang video musiknya digarap menggunakan teknik one-shot ini diproduksi Gelora Abadi Sentosa dengan Bagoes Kresnawan sebagai sutradaranya.

Video musik yang total proses pembuatannya memakan waktu dua hari ini bercerita tentang keresahan seseorang yang selalu menemui kebuntuan dalam kisah percintaannya. Semua itu tercermin dengan apik melalui simbol-simbol yang muncul di musik video ini.

“Kalau dipancing dengan lagu yang enak dan lirik bagus, ide untuk membuat video klip bisa muncul dan langsung jadi,” ungkap Bagoes Kresnawan menjelaskan latar belakang proses pembuatan musik video ini.

Bagoes juga menawarkan bagi yang ingin mengetahui Behind The Scene pembuatan musik video ini untuk menyaksikan melalui kanal YouTubenya.

“Sakit Hati” adalah single ketiga dari band dengan personel Garry Mailangkay (gitar) dan Alvian Vinuria (drum), yang dibentuk 6 Februari 2017 silam di Yogyakarta. Setelah sebelumya mereka merilis “Serigala Belantara” di Juli 2018, “Warna Perbedaan” pada Oktober 2018 yang merupakan hasil kerjasama dengan Kustomfest, dan “Marah-marah” pada Mei 2019.

Untuk single terbaru kali ini, Eastern Gangster mengajak Mahijadedi dan GNTZ berkolaborasi. Dengan lirik bagian rap ditulis oleh GNTZ –yang sempat mengira Eastern Gangster adalah grup hiphop karena namanya– tak heran jika hasil kolaborasi ini kemudian melahirkan perpaduan rock dan rap yang layak disimak.

“Begitu mendengar musik yang ditawarkan Eastern Gangster, saya langsung merasakan ‘swag-nya’ yang jika diisi rap, enak sekali. Meskipun sangat jarang saya menulis lirik bertema seperti ini,” ungkap GNTZ.

Di masa-masa seperti ini, Garry berpendapat harus terus bergerak sambil mencari cara agar karya-karyanya dapat dikenal masyarakat lebih luas. Kondisi seperti ini adalah kesempatan paling pas untuk saling bantu dan berkolaborasi.

“Sebagai musisi, sekarang saatnya bergerak bersama membenahi lingkungan produktivitas kita dan menyesuaikan diri lagi dengan kondisi sekarang,” ungkap Garry.

“Sebenarnya rap bisa masuk di segala macam genre untuk berkolaborasi dan bisa menjadikan lagu lebih bervariasi. Kebetulan Mahijadedi memang lagi punya program berkolaborasi dengan beberapa band, dan saat Gerry mengajak, kita langsung mengiyakan. Harapannya Mahijadedi mendapat petualangan musik yang baru,” jelas Ahonk.

Single “Sakit Hati” sudah dapat dinikmati di kanal YouTube Eastern Gangster pada 21 November 2020 yang lalu, dan segera dapat dinikmati di gerai-gerai digital 2 minggu kemudian.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.