[PERHATIAN: Jika mendengarkan melalui headset/headphone/earphone, mohon volumenya dikecilkan, terutama sebelum break antar segmen. Terima kasiiiih.]

Di skena noise music, nama Indra Menus sudah tidak asing. Nyaris tidak terhitung berapa banyak waktu, tenaga, dan semangat yang diberikan untuk perkembangan noise music di Indonesia.

Bahkan beliau sampai menulis buku berjudul PEKAK yang menceritakan perjalanannya mengunjungi, berjejaring, dan tampil di skena noise music di berbagai negara.

Berawal dari mendengarkan Green Day di televisi pada pertengahan 90-an, sepak terjangnya di dunia musik terpicu hingga sekarang.

Selain punya band bernama To Die dan LKTDOV, saat ini beliau juga seorang manager di Doggyhouse Record, sebuah record label yang menaungi beberapa artis, salah satunya Shaggydog.

Ini obrolan dengan belau tentang jenis musik yang unik ini. Sekali lagi, jika mendengarkan melalui headset/headphone/earphone mohon volumenya agak dikecilkan, terutama sebelum break antar segmen, ya.

Kerabat Kerja:
1. Supervisor : Jatmiko Kresnatama
2. Chief Project dan Teknis Audio : Very Farobye

Direkam di Waiwai Studio di bawah asuhan Lintang Enrico.